Rabu, 09 Juni 2010

Kiki: Kukang asal Cilandak

Rabu, 26 May 2010, tim rescue dari IAR Indonesia berangkat menuju ke rumah Bapak Johan dan Ibu Kiki di Jl. BDN Raya No.7B Cilandak Barat Jakarta Selatan. Mereka ingin menyerahkan Kukangnya kepada IAR Indonesia.

Kukang tersebut didapatkan Pak Johan sedang menempel pada kandang burung miliknya, mungkin berasal dari tetangga sebelah yang kabur.

Seperti kebanyakan orang, awalnya Pak Johan tidak tahu jika satwa tersebut bernama “kukang,” mereka mengira satwa itu adalah kuskus. Seminggu kemudian, Pak Johan mendapatkan informasi bahwa kukang merupakan satwa yang dilindungi dan tidak boleh dipelihara. Pak Johan mencari tahu tempat yang dapat menampung kukang, yang akhirnya sampailah ke IAR.

Kukang yang dipelihara Pak Johan tersebut adalah kukang jawa yang diberi nama Kiki, berjenis kelamin betina.

Selama merawat kukang, Pak Johan tidak mengetahui bahwa kukang adalah satwa yang hidup dan beraktifitas di malam hari (nokturnal). Setiap hari dia memberinya makan pisang, wortel dan pepaya, yang sebenarnya bukan makanan alaminya. Kandang tempat Kiki hidup juga sangat terbuka dan terlalu banyak sinar matahari yang masuk, sehingga Kukang tidak bisa tidur. Di samping itu kandang diletakkan bedampingan dengan gang di mana banyak sekali suara gaduh lalu lalang orang yang mengganggu ketenangannya. Kiki mulai tidak mau makan pada hari ke 5.

Kondisi kukang sangat memprihatinkan, badannya kurus dengan kondisi gigi taring atas dan bawah seperti dicabut paksa, dan gigi yang lain sengaja dibuat rata dengan gunting kuku supaya terlihat jinak.

Kukang kemudian dibawa ke pusat rehabilitasi satwa IAR Indonesia di Ciapus-Bogor dan setelah diperiksa oleh team medis, dimasukkan ke kandang karantina.

Semoga Kiki sekarang hidup lebih sehat dengan perawatan dan pakan yang semestinya. Bila memungkinkan suatu saat Kiki akan menghirup kebebasan di habitat alaminya.

1 komentar:

  1. Untung pak johan Pas nyari informasi ketemublog yang memuat informasi tentang kukang

    BalasHapus