Tampilkan postingan dengan label sterilisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sterilisasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

Aksi Sosial Yayasan IAR Indonesia untuk Baduy Dalam


Oleh IHp_EDU
Untuk kedua kalinya Yayasan IAR Indonesia (YIARI) mendapatkan kesempatan untuk melakukan aksi sosial di Perkampungan Baduy Dalam, Cikeusik. Aksi sosial yang dilaksanakan pada tanggal 4-6 Mei 2012 ini bekerjasama dengan Equator Indonesia.
Kegiatan yang dilakukan antara lain adalah penanganan kesehatan manusia, penanganan kesehatan satwa dan kegiatan penanaman pohon. YIARI membantu untuk penanganan kesehatan satwa. Satwa yang ditangani terbatas pada anjing dan kucing saja. Perlakuan yang dibelikan adalah pemberian vaksin rabies, obat cacing dan obat kutu, pemasangan microchip serta pemeriksaan kesehatan.
Ada 13 ekor anjing dan satu ekor kucing yang ditangani oleg tim medis YIARI. Beberapa penyakit ditemukan pada anjing dan kucing seperti ektoparasit jenis caplak yang menghisap darah, cacingan dan luka akibat benda tajam seperti golok.
Kepada Jaro Alim(kepala pemerintahan, penghubung antara masyarakat baduy dalam cikeusik dengan masyarakat luar baduy) tim menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan aksi sosial ini salah satunya yaitu untuk mengontrol populasi anjing di kawasan Cikeusik melalui proses sterilisasi. Namun masyarakat baduy Cikeusik melalui jaro Alim tidak mengijinkannya karena bertentangan dengan hukum adat orang baduy yang mereka yakini turun temurun. Pendekatan dengan tetap menghargai adat istiadat mereka akan tetap kami lakukan agar program vaksinasi dan sterilisasi anjing dan kucing bisa dilakukan disana. Memang butuh waktu dan kami cukup memahami hal tersebut.
Selain wilayah Cikeusik terdapat kampung lain di Perkampungan Baduy Dalam yaitu Cibeo dan Cikeurtawarna. Dari informasi masyarakat di kedua kampung tersebut mereka mengatakan hanya ada beberapa anjing di cibeo sedangkan di cikeurtawarna tidak ada.



Kamis, 29 Desember 2011

PROGRAM PENGOBATAN DAN VAKSINASI ANJING DI KAMPUNG CIKEUSIK KAB LEBAK BANTEN

Tim satwa
Oleh : Aris Hidayat
15 anjing  berhasil kami tangkap dalam kegiatan vaksinasi dan pengobatan pada satwa anjing di kampung cikeusik baduy dalam desa kenekes kec leuwi damar kab lebak.
Program ini terlaksana sebagai hasil kerjasama antara Ekuator Indonesia, IAR Indonesia dan dinas peternakan provinsi banten. Dalam kegiatan social untuk masyarakat baduy dalam tersebut selain kegiatan  vaksinasi anjing  juga ada kegiatan pengobatan untuk manusia, kegiatan pengenalan dan tukar informasi tentang pengobatan herbal serta survey tanaman pangan alternative bagi masyarakat baduy dalam.
Saat menuju Baduy Dalam

Dalam kegiatan vaksinasi anjing, sebenarnya jumlah tersebut diatas masih jauh dari harapan mengingat estimasi jumlah anjing yang ada di kampung cikeusik sekitar 60 ekor. Musim hujan jadi penghambat karena banyak orang-orang baduy lebih memilih tetap tinggal di huma (gubuk di ladang) pada saat musim hujan sehingga anjing yang mereka miliki juga ikut menginap di ladang juga.
Tim YIARI
Untuk kedepannya, kegiatan vaksinasi anjing ini akan dilakukan lagi sebagai aksi social yang berkelanjutan bagi masyarakat baduy dalam mengingat kabupaten lebak termasuk dalam daerah suspect bagi penyakit rabies yang bersifat zoonosis atau bisa menularnya penyakit oleh anjing kepada manusia. Kegiatan ini akan tetap dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat baduy dalam secara keseluruhan dengan tetap menghargai adat istiadat mereka yang begitu luhur di bumi Indonesia.